Pantai Gili Labak di Sumenep Madura

Pantai Gili Labak merupakan salah satu tempat menarik yang bisa kita jadikan opsi ketika berlibur. Biasanya sih, ketika ingin pergi liburan untuk menikmati pemandangan pantai. Kebanyakan orang tentu berpikir bahwa mereka ingin melihat keindahan pulau Lombok dan pantai-pantai indah lainnya yang terdapat di wilayah Indonesia bagian Timur. Padahal jika dieksplorasi lebih jauh, Indonesia juga memiliki banyak tempat wisata lainnya yang menarik untuk didatangi. 

Siapa yang menyangka bahwa salah satu kota yang terdapat di provinsi Jawa Timur, yaitu Madura memiliki keindahan pantai yang mempesona dan tidak kalah dengan pantai-pantai yang ada di Pulau Lombok. Madura yang terkenal dengan jembatan Suramadunya ini mempunyai pesona pemandangan pulau dan pantai yang menawan hati para wisatawan. Tempat pariwisata tersebut dikenal dengan nama Gili Labak.

Wisata Pantai Gili Labak di Pulau Madura

Berdasarkan informasi yang dianalisir dari paketwisatajawa.com, Gili Labak merupakan pulau kecil yang mempunyai pasir putih, warna laut yang biru dan desiran ombak yang tenang. Tempat wisata ini terdapat di Kabupaten Sumenap, Kota Madura, Jawa Timur. Gili Labak berada di ujung timur paling ujung pulau Madura. Hingga saat ini belum banyak para wisatawan yang mengetahui keindahan pulau dan pantai Gili Labak Madura ini sehingga belum banyak dikunjungi. Sebenarnya, sebelum dikenal dengan Gili Labak pulau ini dikenal dengan nama Pulau Tikus karena dulunya merupakan tempat sarang tikus. Seiring dengan perkembangan waktu, pulau ini seakan bermetamorfosa menjadi tempat yang indah sehingga diganti menjadi nama Gili Labak karena alasan lebih enak diucapkan dalam bahasa madura. [1]

Menurut pegipegi.com, sebaiknya jangan membayangkan bahwa tempat wisata “Gili” yang satu ini berada di pulau Lombok karena Gili Labak memang berada di Madura. Jika sudah menemukan kata Madura pasti pembaca tidak percaya bahwa ada tempat wisata yang menarik di kota yang panas itu. Gili Labak merupakan pulau yang masih perawan karena sejauh ini belum ada penghuni yang menetap di sana. Pulau ini mempunyai luas sekitar 5 hektar sehingga dapat dikatakan sebagai pulau mungil yang indah di wilayah kota Madura. [2]

pantai gili labak (cuma ilustrasi)
Sumber Gambar:
http://ayiesinaga.deviantart.com/art/pantai-yang-indah-174745401

Di kawasan pulau dan sepanjang pantainya, Gili Labak menghadirkan panorama keindahan yang begitu indah. Pasalnya, sejauh mata memandang akan terlihat keindahan bentangan pasir putih dengan lautan biru berombak landai atau tenang. Para wisatawan dapat melakukan kegiatan seperti ber-snorkeling dan diving karena Gili Labak mempunyai pemandangan bawah laut yang mempesona dengan trumbu karang yang masih sehat. Pada sekitar pantai, para wisatawan dapat menikmati pemandangan, bersantai, berjemur, memancing, bahkan dapat melakukan olahraga bersama orang-orang terdekat. Namun, bagi wisatawan yang ingin diving atau snorkeling sebaiknya bawalah peralatan sendiri karena di Gili Labak tidak ada tempat penyewaan peralatan diving dan snorkeling.

Karena bukan termasuk salah satu pulau yang berpenghuni, di sini para wisatawan harus menyediakan perbekalan yang cukup. Telusurindonesia.com mengungkapkan bahwa untuk fasilitas penunjang di tempat wisata ini masih tergolong kurang, bahkan tidak tersedia sumber air tawar dan tidak ada sumber listrik di tempat itu. Selain itu, di pulau Gili Labak belum disediakan fasilitas penginapan dan warung makan sehingga para wisatawan diharuskan membawa perbekalan makanan dan minuman yang cukup. Kemudian, juga disarankan agar membawa peralatan lain seperti tenda, baju ganti, obat-obatan, sunblock, kacamata hitam, kamera underwater, tenda dan peralatan lainnya yang memang benar-benar diperlukan untuk di bawa. [3]

Informasi lainnya datang dari ransel.cub yang mengungkapkan bahwa, Pulau Gili Labak ini terletak di kecamatan Talang, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur. Ada beberapa tips untuk para wisatawan bagi yang ingin berlibur ke Pulau Gili Labak, diantaranya adalah sebagai berikut : [4]
  • Jika ingin berkunjung, disarankan untuk datang pada bulan April hingga November, karena pada saat itu kondisi laut dalam keadaan tenang sehingga tidak terkendali ombak yang tinggi.
  • Sebaiknya, bergangkatlah menggunakan bus malam dari Terminal Bungurasih karena hanya  bus malam yang pemberintihannya sampai ke Pelabuhan Kalianget. Demikian, para pengunjung tidak perlu susah-susah untuk mencari kendaraan lagi menuju pelabuhan.
  • Sesampainya ke tempat tujuan sebaiknya gunakanlah sunblock atau tabir surya agar kulit terlindungi dari paparan radiasai dari sinar matahari yang terik.


Akses / Rute Perjalanan Menuju Lokasi

Dari sumber informasi yang diambil dari emadura.com, ada beberapa rute menuju ke Gili Labak yang dapat dijadikan pilihan oleh para wisatawan. Berikut ini adalah beberapa rute dan transportasi yang dapat dilewati menuju pulau Gili Labak Sumenep : [5]

a. Pelabuhan Kalianget

Rute ini merupakan jalur yang paling banyak digunakan oleh para wisatawan karena letaknya yang strategis. Jika berangkat dari jantung kota Sumenep, silahkan pergi ke arah timur kurang lebih sekitar 10 km. Setelah sampai ke pelabuhan, cairilah perahu dengan cara menyewanya. Namun, saat ingin menyewa perahu sebaiknya harus pintar-pintar menawar.


b. Desa Lobuk

Lobuk merupakan salah satu desa yang berada di dermaga, biasanya desa ini sering dijadikan rute menuju pulau Gili Labak. Saat desa mulai ramai, banyak orang yang memilih rute ini karena dianggap lebih dekat bagi para wisatawan dari luar Sumenep, kemudian wisatawan dapat langsung memesan perahu atau bisa langsung menggunakan jasa pelayaran.

c. Tanjung Saronggi

Rute selanjutnya adalah tanjung Saronggi, dari pertingaan Saronggi berjalanlah ke arah timur hingga mencapai pantai karena disana sudah tersedia banyak perahu kecil yang disewakan menuju Gili Labak.

d. Desa Kombang

Desa Kombang terdapat di Kecamatan Talango, rute ini hampir sama dengan rute Kalianget tetapi bedanya, dari Kalianget harus ke Talango terlebih dahulu untuk melewati jalur darat, kemudian pengunjung baru bisa memesan perahu dengan harga yang lebih murah dan dengan waktu yang lebih cepat.

Ke empat rute tersebut harus benar-benar disesuaikan dengan tepat dimana wisatawan berangkat karena memilih rute yang salah dapat membuat perjalanan semakin lama. Sebaiknya, ketika ingin menyewa perahu harus pintar-pintar menawar karena harga sewa perahu di sana cukup bervariatif. Agar lebih murah, berangkatlah dengan rombongan yang terdiri dari 8 hingga 10 orang.

Waktu perjalanan untuk menuju pulau Gili Labak bervariasi tergantung pada seberapa jarak yang ditempuh dan tergantung pada cuaca yang ada. Biasanya, jika kondisi laut yang tidak memungkinkan para nelayan tidak ingin mengambil resiko untuk menuju ke Gili Labak. Oleh karena itu, jika ingin pergi berwisata ke Gili Labak, Sumenep, Madura haruslah memilih waktu yang tepat agar tidak mengecewakan.

Setelah sampai ke tempat tujuan, para wisatawan tetap diwajibkan untuk menjaga kebersihan pulau dan pantai agar tetap indah. Bagi yang ingin bermalam sebaiknya buatlah tenda atau menginaplah pada rumah-rumah warga di desa setempat.

Semoga informasi mengenai pantai Gili Labak ini dapat dijadikan sumber referensi bagi para pembaca yang ingin menghabiskan waktu liburnya di kawasan mungil yang indah, di Madura Provinsi Jawa Timur.

Referensi :
[1] Paketwisatajawa.com, “Keindahan Pulau Kecil Gili Labak Sumenep Madura” diakses dari http://www.paketwisatajawa.com/2014/10/keindahan-pulau-kecil-gili-labak.html 08 Oktober 2015
[2] Pegipegi.com, “Gili Labak, sepetak surga di tanah Madura” 23 April 2015, diakses dari http://www.pegipegi.com/travel/gili-labak-sepetak-surga-di-tanah-madura/ 08 Oktober 2015
[3] Agan Penelusur, “Pulau Gili Labak, Tak Kalah Indah Dari Gili Trawangan Lombok” diakses dari http://www.telusurindonesia.com/gili-labak.html 08 Oktober 2015
[5] emadura.com, “Rute dan Transportasi menuju Pulau Gili Labak Sumenep Madura” diakses dari http://www.emadura.com/2015/05/rute-dan-transportasi-menuju-pulau-gili.html 08 Oktober 2015

Advertisement:

Baca Juga Artikel Ini: