Kegunaan Lem UHU Cair / Stick untuk Sepatu dll

Apa sih kegunaan Lem UHU itu? Nah, daripada Anda penasaran, mari kita simak artikel dibawah ini!

kegunaan lem UHU
Sumber Gambar:
https://pixabay.com/id/lem-tabung-terbuka-bocor-memeras-38201/
Untuk merekatkan dua buah benda tentu Anda membutuhkan lem. Lem banyak sekali jenisnya. Ada lem yang digunakan untuk merekatkan kertas, bahan plastik, kain, bahkan ada juga lem besi. Lem dengan fungsi-fungsi tertentu akan besar peranannya dalam membantu pembuatan barang sesuai kebutuhan. Fungsi lem mulai diperkenalkan mulai dari anak-anak. Biasanya anak-anak yang bersekolah di PAUD dan TK diajarkan mengoleksi gambar atau bentuk-bentuk benda menggunakan lem sebagai perekatnya. Bahkan lem juga dibutuhkan untuk kegunaan sesuai kebutuhan yang besar. Misalnya sebagai perekat kain, sepatu, dan banyak lagi yang lainnya. 

Dikutip dari Wikipedia, lem merupakan bahan yang berfungsi sebagai perekat antara dua buah benda atau lebih dan biasanya bahan ini berupa cairan yang lengket. Lem dapat dibuat dari bahan yang berasal dari tumbuhan atau hewan, atau bahan kimia yang berasal dari minyak. Misalnya saat di toko kehabisan lem sebagai perekat kertas, Anda bisa membuatnya sendiri di rumah dengan cara yang sederhana, yaitu dari tepung tapioka yang diberi sedikit air lalu dipanaskan. Saat mendapatkan tugas dari sekolah untuk membuat kliping, lem memiliki fungsi yang penting untuk menempelkan gambar dan artikelnya. Dari sekian banyak jenis lem yang dijual dipasaran, ada lem yang aman digunakan, namun ada juga lem yang berbahaya bagi kesehatan, biasanya terbuat dari bahan kimia dengan bau yang menyengat. Artikel kali ini akan membahas tentang lem UHU dan kegunaannya. (1)

Lem UHU 

Lem UHU merupakan produk lem dari UHU GmbH & CO. KG yang berada di Buhl Jerman. Perusahaan dengan slogan “Jangan katakan lem, katakan UHU “ ini memiliki logo warna kuning dan hurufnya berwarna hitam. Juga terdapat frasa dalam bahasa Jerman Der Allesk leber yang artinya perekat untuk segala jenis. (2)

Manfaat / Fungsi

Menurut My Creative Live, lem UHU ada dua jenisnya, yaitu lem dengan bentuk stick dan cair. Lem UHU cair berupa cairan bening dengan bau menyengat layaknya bau balon tiup. Lem UHU cair dapat berfungsi sebagai perekat bahan berupa manik-manik atau payet pada bahan tekstil atau kain. Tak hanya sebagai perekat tekstil saja, lem ini juga dapat digunakan untuk merekatkan segala jenis bahan, asalkan permukaan bahan yang direkatkan harus dalam keadaan halus. 

Lem UHU daya rekatnya lebih tinggi dari pada lem tembak yang tidak dapat digunakan untuk merekatkan kertas. Namun lem UHU yang memiliki keistimewaan untuk segala jenis bahan ini baik juga diaplikasikan pada kertas. (3)

Cara menggunakan lem UHU

Dilansir dari Flanelshop, untuk mendapatkan hasil maksimal dalam penggunaan lem UHU sebaiknya ikuti cara penggunaannya berikut ini:
  1. Pisahkan bahan yang akan direkatkan menurut jenisnya. Misalnya bahan jenis keras seperti porselen dan kaca atau bahan jenis lunak seperti kertas dan flanel.
  2. Pastikan pernukaan kedua bahan yang akan direkatkan dalam keadaan bersih, terutama harus kering dan tidak berminyak.
  3. Setelah itu oleskan lem UHU secara merata pada permukaan kedua bahan. Kemudian rekatkan kedua bahan dengan cara menempelkan dan tekan hingga lem mengering untuk bahan lunak. Namun untuk jenis bahan keras, setelah lem UHU dioleskan secara merata, tunggu hingga lem mengering, lalu oleskan lem UHU sekali lagi kemudian rekatkan kedua bahan dan tekan dengan kuat. (4)

Nah. Itulah fungsi dan cara penggunaan lem UHU. Lem ini memang sangat efektif untuk merekatkan segala jenis bahan, baik bahan lunak maupun bahan keras. Dengan daya rekatnya yang tinggi, lem UHU dapat menjadi pilihan terbaik bagi Anda. 

Semoga dengan artikel ini bisa menambah wawasan dan bermanfaat bagi Anda yang membacanya. Terima kasih karena sudah meluangkan waktu buat membacanya dan mohon maaf apabila ada kesalahan ataupun kekurangan dalam artikel kegunaan lem UHU tersebut.

Referensi: 
1. Kontributor Wikipedia. "Lem." Wikipedia, Ensiklopedia Bebas.  7 April 2013,  diakses dari https://id.wikipedia.org/wiki/Lem pada tanggal 6 Februari 2016. 
2. Kontributor Wikipedia. "UHU." Wikipedia, Ensiklopedia Bebas. 4 Oktober 2015, diakses dari https://id.wikipedia.org/wiki/UHU pada tanggal 6 Februari 2016. 
3. Yogaku Yoga. "Tiga Jenis Lem yang Wajib Punya". My Creative Life. Desember 2013, diakses dari http://mycreativelonglife.blogspot.co.id/2013/12/tiga-jenis-lem-yang-wajib-punya.html pada tanggal 6 Februari 2016. 
4. Muhammad Sholeh. "Cara Menggunakan Lem UHU". Flanelshop. 18 April 2015, diakses dari http://flanelshop.com/cara-menggunakan-lem-uhu.html pada tanggal 6 Februari 2016. 

Advertisement:

Baca Juga Artikel Ini: