Kegunaan Obat Spasminal untuk Sakit Perut: Harga & Kandungan

Sesuai judul diatas, kali ini kami akan memberikan ulasan mengenai kegunaan obat spasminal. Nah berikut ini adalah reviewnya!

kegunaan obat spasminal (foo ilustrasi)
Sumber Gambar (CC):
https://commons.wikimedia.org/wiki/File:Symptoms-stomach-pain.jpg
Pernahkah Anda sakit perut? rasanya memang sakit sekali tak tertahankan. Sakit perut bisa dialami siapa saja, baik orang yang sudah tua maupun muda, bahkan anak-anak. Pada umumnya sakit perut terjadi karena adanya masalah dengan pencernaan, namun beda lagi jika sakit perut disebabkan oleh sakit yang serius karena penyakit berat. Saat seseorang mengalami sakit perut, langkah pertama yang harus dilakukan adalah meredakan rasa nyeri atau sakit yang dirasakan dengan cara segera minum obat untuk sakit perut. Salah satu obat sakit perut yang terbukti mujarab untuk sakit perut adalah obat spasminal. Apa sih obat spasminal itu, mungkin diantara Anda ada yang belum mengenal obat ini.

Dilansir dari Mediskus, obat spasminal merupakan obat yang diramu dari tiga komponen obat yang aktif bekerja untuk mengatasi sakit perut. Zat aktif tersebut antara lain adalah Metampiron, Ekstrak Bellandona, dan Pavaperin. Metampiron merupakan zat aktif yang bekerja sebagai analgetik, yaitu berperan sebagai penghilang rasa nyeri. Sedangkan Ekstrak Belladona dan Pavaperin berperan aktif sebagai spasmolitik, yaitu bekerja langsung dalam relaksasi otot polos. Obat yang dapat diabsorpsi dengan baik dari saluran pencernaan ini memiliki waktu paruh antara 1 hingga 4 jam.

Kegunaan Obat Spasminal 

Karena obat ini berfungsi sebagai analgesik dan spasmolitik, maka Spasminal sangat cocok untuk mengobati beragam serangan kolik, seperti kolik ureter, kolik abdomen, atau bisa juga digunakan untuk mengatasi nyeri saat menstruasi.

Komposisi / Kandungan

Anda bisa mendapatkan obat Spasminal di apotik dengan bentuk tablet. Komposisi 1 tablet Spasminal terdiri atas:
  • Metampiron 500 mg
  • Ekstrak Belladonna 10 mg, dan 
  • Pavaperin HCl 25 mg

Dosis 

Dosis pemakaian obat Spasminal bagi orang dewasa adalah, pada saat serangan kolik minum 1 tablet dan setiap 6 hingga 8 jam selanjutnya minum 1 tablet. (1)

Sedangkan dilansir dari kerjanya, dosis yang dianjurkan untuk anak-anak adalah 3 x 1/2 hingga 1 tablet. Hati-hati pada penggunaan dengan dosis berlebih atau overdosis. Overdosis pada obat ini dapat menyebabkan tubuh menjadi lemah dan penglihatan kabur. Jika hal ini sampai terjadi segera berikan susu atau karbon aktif, atau lakukan pengosongan lambung yaitu dengan merangsang agar bisa muntah, dan bila perlu lakukan cuci darah. 

Efek Samping 

Obat Spasminal memiliki efek samping reaksi hipersensitifitas, yaitu kulit kemerahan, gatal-gatal dan biduran, serta dapat pula terjadi agranulositos atau adanya sel darah putih berlebih. (2)

Kontra Indikasi 

Menurut Radius Medica, kontra indikasi dari obat Spasminal antara lain:
  • Penderita yang memiliki gangguan fungsi hati
  • Penderita yang tekanan darah sistoliknya kurang dari 100 mm Hg
  • Penderita yang alergi terhadap methampyrone 
  • Wanita hamil dan menyusui

Harga Produk

Anda dapat membeli obat Spasminal dengan harga yang cukup terjangkau, yaitu sekitar Rp. 650,- perbutir atau Rp. 7.000,- per box berisi 10 butir atau Rp. 65.000,- per box yang isinya 100 butir. Harga dapat berbeda tergantung lokasi. (3) (4)

Perhatian 

Dikutip dari Hexpharm Jaya, beberapa hal berikut perlu Anda perhatikan dalam penggunaan obat Spasminal:
  1. Hati-hati pada penderita gangguan fungsi hati dan ginjal serta penderita dengan kelainan darah atau gangguan pembentukan darah.
  2. Pada penggunaan jangka panjang dapat menimbulkan sindrom neuropati yang dapat hilang jika penggunaan segera dihentikan.
  3. Hati-hati penggunaan pada penderita glaukoma.
  4. Belum diketahui secara pasti keamanan pada penggunaan untuk anak-anak.
  5. Hentikan pengobatan jika terjadi hipersensitivitas hati dengan gejala perubahan nilai tes fungsi hati dan gastrointestinal serta eosinofilia.
  6. Untuk wanita hamil dan menyusui diberikan hanya bila diperlukan.
  7. Tidak dianjurkan untuk pengobatan sakit otot yang disebabkan oleh flu, rematik, sindroma bahu lengan, bursitis, lumbago, dan sakit punggung.
  8. Tidak dianjurkan untuk penggunaan jangka panjang secara terus menerus karena dapat menyebabkan agranulositosis.

Kemasan & No Reg: 

Spasminal tersedia dalam kemasan box isi 10 strip. Tiap strip berisi 10 tablet, dengan No. Reg. DKL0208507110A1.

Cara Penyimpanan: 

Simpan obat ini ditempat sejuk dan kering serta terlindung dari cahaya matahari dengan suhu kamar antara 15 – 30 derajat Celcius.

HARUS DENGAN RESEP DOKTER [5] 

Nah, itulah tadi yang dapat kami paparkan tentang kegunaan obat spasminal. Kami mohon maaf apabila dalam tulisan tersebut terdapat kekurangan ataupun ada kesalahan. Terima kasih sudah membaca dan semoga ulasan artikel diatas bermanfaat bagi Anda yang membacanya. :-) 

Referensi: 
1. dr. Ahmad Muhlisin, "Spasminal – Informasi Obat", Mediskus, diakses dari http://mediskus.com/spasminal pada tanggal 7 Pebruari 2016. 
2. Paisal, "Spasminal", Kerjanya, 4 Maret 2014, diakses dari http://www.kerjanya.net/faq/8039-spasminal.html pada tanggal 7 Pebruari 2016. 
3. NN, "Spasminal", Radius Medica, diakses dari http://www.radiusmedica.com/obat/spasminal pada tanggal 7 Pebruari 2016. 
4. PERMATA OBAT, "SPASMINAL 500 mg TABLET", Tokopedia, 5 Maret 2015, diakses dari https://www.tokopedia.com/lapakobatmurah/spasminal-500-mg-tablet pada tanggal 7 Pebruari 2016. 
5. NN, "SPASMINAL®", Hexpharm Jaya - A Kalbe Company, diakses dari http://www.hexpharmjaya.com/page/spasminal.aspx pada tanggal 7 Pebruari 2016.

Advertisement:

Baca Juga Artikel Ini: