Kepanjangan Amd Keb: Singkatan Gelar D3 Bidan

Biasanya, para remaja yang baru menyelesaikan pendidikannya di sekolah tingkatan terakhir seperti SMA, SMK dan MA cenderung merasa kebingungan ketika memilih Universitas sebagai jenjang pendidikan berikutnya. Mereka pasti memilih Universitas yang mempunyai fakultas yang ingin mereka masuki, biasanya pada saat memilih para calon mahasiswa tersebut harus memilih fakultas sesuai minat dan  kemampuannya. Hal ini berguna agar mereka tidak putus di tengah jalan ketika menjalankan pendidikan karena segala sesuatunya yang dipaksakan tidak akan memberikan hasil yang baik untuk kedepannya.

kepanjangan amd keb (ilustrasi)
Sumber Gambar:
https://pixabay.com/en/stethoscope-doctor-medical-health-311855/

Salah satu fakultas yang banyak dipilih oleh calon mahasiswa / mahasiswi adalah kebidanan, biasanya fakultas kebidanan ini lebih banyak dipilih oleh para wanita atau calon mahasiswi. Walaupun sekilas terlihat mudah, tetapi fakultas ini juga sama dengan fakultas lainnya yang mempunyai tingkat kesulitan dan kerumitan tersendiri. Namun, setiap halangan tersebut harus dapat dihadapi, untuk mendapat gelar bidan yang sesungguhnya. Terlebih lagi, jika mereka menuntut pendidikan yang berada jauh dari kota asalnya sehingga hal tersebut akan menambah beban tersendiri saat jauh dari keluarga dan orang-orang terdekat.

Oleh karena itu, sebelum memutuskan untuk menjadi seorang bidan harus membekali diri sendiri dengan niat yang kuat. Hal tersebut disebabkan karena profesi ini selalu berkutat dengan kesehatan dan nyawa seseorang. Tak hanya dokter, bidan juga harus bekerja secara profesional dan harus bekerja dengan penuh kesabaran. 

Ada banyak sekali singkatan gelar akademik perguruan tinggi di Indonesia, hal ini juga berlaku pada singkatan gelar akademik untuk bidan. Bidan tak hanya profesi yang memiliki satu singkatan gelar akademik saja karena terdapat beberapa singkatan gelar akademik untuk bidan. Berbeda dengan profesi lainnya, agar disebut sebagai bidan seseorang hanya dituntut untuk menyelesaikan pendidikan di Perguruan Tinggi pada tingkat Diploma saja.

Menurut id.wikipedia.org, gelar yang akan diberikan kepada lulusan jenjang diploma adalah gelar vokasi. Gelar vokasi merupakan gelar diploma dari pendidikan vokasi atau akademi yang menghasilkan keahlian dalam bidang tertentu dari suatu perguruan tinggi. Gelar tersebut diatur oleh senat perguruan tinggi dan ditulis di belakang nama penyandang gelar yang berhak dengan mencantumkan singkatannya. [1]

Apa Arti A.Md.Keb dalam Kebidanan?

Salah satu gelar yang didapatkan setelah menyelesaikan pendidikan kebidanan adalah A.Md.Keb. Gelar tersebut merupakan kepanjangan dari Ahli Madya Kebidanan yang didapatkan oleh seseorang yang telah menyelesaikan D3 (Diploma 3).  Sementara untuk seseorang yang baru menyelesaikan D1 mendapatkan gelar AP (Ahli Pratama) dan untuk seseorang yang menyelesaikan D2 mendapatkan gelar AMa (Ahli Muda). 

Setelah menempuh pendidikan Diploma atau menyelesaikan D3, lulusan yang telah mendapatkan gelar AMd Keb diharapkan dapat menjadi bidan yang mempunyai ilmu pengetahuan dan keterampilan lain yang berhubungan dengan kesehatan masyarakat.

Berdasarkan informasi yang diambil dari situs bimbingan.org, seorang bidan juga harus menguasai ilmu lain seperti etika atau dasar untuk memberikan pelayanan pada masyarakat terutama pada ibu hamil yang akan melahirkan maupun sesudah melahirkan beserta bayi yang baru saja dilahirkan. Semua pelayanan tersebut harus disesuaikan dengan budaya dimana bidan tersebut ditugaskan. Selain itu, bidan juga harus membagikan ilmunya pada mereka agar meningkatkan kesejahteraan masyarakat terutama dalam bidang kesehatan keluarga, KB, perencanaan kehamilan dan lain sebagainya. [2]

Demikianlah, informasi yang dapat disampaikan seputar AMD dan kepanjangan Amd Keb. Semoga semua informasi yang terdapat pada artikel ini bermanfaat bagi pembaca dan dapat menambah wawasan pembaca tentang kebidanan. Kalau ada kekurangan ataupun kesalahan kami mohon maaf, terima kasih juga karena sudah meluangkan waktu untuk membacanya ya!

Referensi:
[1] Wikipedia, “Gelar Vokasi” diakses dari https://id.wikipedia.org/wiki/Gelar_vokasi 06 November 2015
[2] Bimbingan.org, “Apa Beda Titel Amkeb dengan Amdkeb” diakses dari http://www.bimbingan.org/apa-beda-titel-amkeb-dengan-amdkeb.htm 06 November 2015

Advertisement:

Baca Juga Artikel Ini: