Pengertian Revolusi Mental: Arti & Definisi

Akhir-akhir ini kita sering mendengar istilah revolusi mental. Nah, apa sih pengertian Revolusi Mental itu? Mari kita bahas dalam artikel berikut ini ya!

Indonesia merupakan negara berkembang yang dipimpin oleh seorang Presiden dan Wakil Presiden. Jika, dilihat dari letaknya Indonesia memiliki wilayah yang strategis karena diapit oleh dua benua dan dua samudera. Tak hanya itu saja, sebagian besar wilayah negara Indonesia merupakan laut sehingga hasil lautnya melimpah dengan keindahan bawah laut yang mempesona. Sumber daya alam dan sumber daya manusia juga melimpah sehingga Indonesia memiliki potensi menjadi negara yang kaya dan menjadi negara yang maju.

Di tanah air, setiap 5 tahun sekali dilakukan Pemilihan Umum (Pemilu) untuk memilih Presiden dan Wakil Presiden beserta dewan legislatif yang membantu tugas-tugasnya ketika memerintah. Seiring dengan terpilihnya Presiden dan Wakil Presiden, Joko Widodo (Jokowi)  – Jusuf Kalla untuk periode tahun 2014 hingga tahun 2019 mendatang, masyarakat Indonesia berharap bahwa kehidupan mereka dan kondisi negara mereka menjadi lebih baik daripada sebelumnya. 

Pengertian Revolusi Mental
Sumber Foto (CC):
https://commons.wikimedia.org/wiki/File:Jokowi.jpg
Seperti yang sudah kita ketahui sebelumnya, Indonesia merupakan salah satu negara yang mempunyai banyak masa sulit, mulai dari masa penjajahan, reformasi hingga revolusi. Bahkan setelah merdeka, Presiden RI pertama yaitu Soekarno pernah mengungkapkan bahwa era Revolusi belum selesai. Kemudian, untuk saat ini masyarakat Indonesia banyak yang bertanya-tanya tentang apa itu Revolusi Mental yang pernah diungkapkan oleh Jokowi beberapa saat yang lalu sebelum menjabat menjadi Presiden RI ke-7.

Setelah terpilihnya Bapak Joko Widodo, nampaknya masyarakat Indonesia harus siap menjalani era baru, yang disebut dengan Revolusi Mental. Sebelum terpilih menjadi Presiden R1 ke-7, di beberapa media sosial dan stasiun televisi Beliau akan mengatakan bahwa terpilih menjadi Presiden, maka Beliau akan menerapkan era baru yaitu Revolusi Mental. Dan setelah terpilih, seperti Jokowi tengah mengajak masyarakat Indonesia untuk menerapkannya.

Apa itu revolusi mental?

Namun, apa sih sebenarnya Revolusi Mental itu? Bagi pembaca yang belum mengetahuinya, pasti sedang bertanya-tanya mengenai maksud dan artinya. Menganalisir jawaban dari situs revo-mental.blogspot.co.id, mengatakan bahwa kata Revolusi berasal dari bahasa latin Revolutio yang berarti perputaran arah, jadi bisa diartikan bahwa revolusi merupakan perubahan mendasar (fundamental) dalam struktur kekuatan atau organisasi yang terjadi dalam periode waktu yang relatif singkat. Sedangkan kata mental atau mentalitas merupakan cara berpikir atau kemampuan untuk berpikir, belajar dan merespon terhadap suatu situasi atau kondisi. Kemudian, sangatlah jelas bahwa orang akan mengartikan mental dengan pikiran. Jadi, dapat disimpulkan bahwa Revolusi Mental adalah perubahan yang relatif cepat dalam cara berpikir, merespon dan bekerja. [1]

Indoprogress.com mengatakan bahwa kemungkinan Revolusi Mental melibatkan semacam strategi kebudayaan dan membidik transformasi etos yang merupakan perubahan mendasar dalam mentalitas yang meliputi cara berpikir, cara merasa, cara mempercayai semua yang menjelma dalam prilaku dan tindakan sehari-hari. Pendidikan formal melalui sekolah juga dapat dikatakan menjadi fokus untuk memulai revolusi mental ini, yang tak hanya memberikan pengetahuan tetapi juga mendidik para siswa untuk jujur dan mengutamakan yang lainnya terutama mengajarkan siswa saat berada dalam situasi tertentu yang bersifat konkret. [2]

Menurut jagita.com, jika benar jika salah satu tujuan revolusi mental adalah memperbaiki pendidikan di Indonesia, maka model pendidikan yang harus diterapkan adalah pendidikan terpadu yaitu pendidikan berbasis karakter bukan hanya sekedar melatih anak untuk berpikir nalar atau menghafal, tetapi juga memberikan pendidikan budi pekerti atau karakter. Setelah berhasil diterapkan maka dapat dipastikan bahwa generasi bangsa Indonesia akan memiliki mental yang baik karena sudah dibekali sejak usia dini. Apabila, mental masyarakat Indonesia sudah berubah menjadi lebih baik pasti akan berdampak positif bagi kemajuan tanah air. [3]

Adanya perubahan yang signifikan ini sebaiknya harus disikapi dengan kesiapan untuk berubah dari masing-masing individu supaya tidak menjadi korban dari perubahan. Mengingat bahwa, sekarang masyarakat hidup pada era informasi yang membuat globalisasi dunia dengan paradigmanya sendiri. Bahkan banyak sekali tertangkap ada paradigma atau pola pikir lama yang sudah tertinggal jauh dan banyak bertolak belakang dengan era informasi yang sudah meng-global untuk saat ini.

Lantas, kira-kira untuk mewujudkannya membutuhkan waktu berapa lama? Apakah cukup dengan waktu 5 tahun? Ya, semoga semua itu bisa terlaksana secepatnya walaupun sebagian besar orang juga mengetahui bahwa untuk mewujudkannya membutuhkan waktu yang cukup lama. Apalagi jika kebijakan kurikulum pendidikan yang setiap berganti materi, bagaimana caranya mencapai konsisten program? Sementara jabatan presiden di Indonesia maksimal hanya dua periode saja, yaitu 10 tahun. Jadi, tunggu saja kelanjutannya dan semoga Pemerintah di Indonesia bisa mewujudkan semua itu.

Demikianlah, informasi yang dapat disampaikan pada artikel kali ini. Sebagai bahan evaluasi, pada artikel kali ini telah dijelaskan tentang pengertian dari Revolusi Mental dan informasi tambahan sebagai pelengkapnya. Semoga bermanfaat dan kalau ada kekurangan atau kesalahan mohon maaf. Terima kasih sudah membaca. :-)

Referensi:
[1] Revo-Mental, “Pengertian Revolusi Mental” diakses dari http://revo-mental.blogspot.co.id/2014/07/pengertian-revolusi-mental.html 04 November 2015
[2] Indoprogress, “Revolusi Mental Dalam Pendidikan” diakses dari http://indoprogress.com/2014/09/revolusi-mental-dalam-pendidikan/ 04 November 2015
[3] Jagita, “News-Revolusi Mental Melalui Pendidikan” diakses dari https://www.jagita.com/news/2014/10/revolusi-mental-melalui-pendidikan 04 November 2015

Advertisement:

Baca Juga Artikel Ini: