Salep Benoson: Harga, Komposisi, Dosis dan Kegunaan

Sesuai dengan judul atau topik diatas, dalam artikel ini kita akan membahas tentang salep Benoson. Baiklah, berikut ini adalah ulasannya, yok disimak ya!
salep benoson untuk kulit (ini hanya foto ilustrasi kulit tangan)
Sumber Foto:
http://www.publicdomainpictures.net/view-image.php?image=72981&picture=hands-holding-jigsaw&large=1
Setiap individu pasti ingin mempunyai tubuh yang sehat dan bugar, tetapi ada beberapa dari mereka yang tidak dapat mewujudkannya karena mengalami beberapa masalah kesehatan yang tidak dapat dihindari. Salah satunya adalah masalah alergi yang berujung pada permasalahan kulit, seperti gatal-gatal, peradangan atau inflamasi, timbul ruam pada kulit dan dapat menimbulkan masalah lainnya.
Oleh karena itu, penderita alergi harus ekstra hati-hati dan dilarang untuk berhubungan dengan hal-hal yang membuatnya alergi, misalnya alergi makanan seafood berarti si pemilik alergi dilarang untuk mengkonsumsi seafood. Hal ini disebabkan karena orang yang mengalaminya lebih mempunyai kulit yang lebih sensitif dibandingkan dengan kulit orang kebanyakan.

Selain menghindari penyebab alergi, cara selanjutnya yang bisa dilakukan untuk mengatasi permasalahan alergi adalah dengan mengobatinya. Biasanya dokter akan memberikan salep khusus untuk penderita alergi dan gangguan kulit lainnya untuk meredakan dan menyembuhkan keluhan mereka. Jenis salep tersebut akan diketahui apabila pembaca memeriksakan kondisi yang dialami ke dokter.

Manfaat Salep Benoson untuk Kulit

Salah satu jenis salep yang akan diberikan atau yang akan direkomendasikan kepada pasiennya yang mengalami keluhan gangguan kulit karena inflamasi / peradangan adalah salep Benoson. Salep ini tidak dijual bebas dipasaran sehingga hanya bisa ditemukan dan dibeli di apotik saja. Menurut dechacare.com, salep ini diindikasikan untuk meringankan inflamasi dari dermatosis yang renposif terhadap kortikosteroid, alergi dermatosis yang meradang serta untuk inflamasi yang disertai dengan infeksi jamur dan bakteri sekunder. [1]

Kandungan:

Informasi selanjutnya datang dari medicastore.com yang mengungkapkan bahwa benoson mempunyai komposisi atau kandungan yang terdiri dari neomisin sulfat atau neomycin sebanyak 0.5% dan kandungan betamethasone / betamethasone valerat sebanyak 0.1%. Salep ini tidak boleh digunakan untuk mengobati jerawat, dermatitis periroral serta tidak boleh digunakan untuk mengobati infeksi primer yang disebabkan oleh jamur, virus dan bakteri. [2]

Sementara menurut apotik.berkahanugrah.net, salep ini tidak boleh digunakan dalam waktu yang panjang / yang lama dan intensifif, tidak boleh digunakan untuk anak-anak dan ibu hamil serta hindari pengunaan salep ini dengan balutan yang ketat.  Meskipun mempunyai manfaat untuk mengatasi dan mengobati inflamasi yang terdapat pada kulit, salep ini juga mempunyai efek samping yang harus diketahui salah satunya adalah dapat menyebabkan hipoglikemia, reaksi alergi dan lain sebagainya. [3] Informasi selengkapnya mengenai efek samping, kontraindikasi, dosis dan lain-lain bisa dibaca sendiri di balik kemasan produk.

Aturan Pakai:

Untuk dosis pemakaian atau aturan pemakaian, salep ini bisa digunakan 2 – 3 kali sehari dan bisa digunakan sesuai dengan petunjuk dokter. Hal penting lainnya yang harus diketahui adalah jangan menggunakan salep ini pada daerah sekitar mata dan hindari kontak langsung dengan mata karena kandungan bahan-bahan di dalamnya dapat menyebabkan iritasi pada mata bahkan dapat menyebabkan kebutaan. Kemudian, pastikan untuk menggunakan salep benoson sebelum tanggal kadaluarsanya dan pastikan agar membeli produk yang asli. Salep asli yang bisa didapatkan atau dibeli di apotik atau dokter. 

Harga:

Untuk salep kemasan benoson 15 gram dibanderol dengan harga sekitar Rp 30.000 -  Rp 45.000. Akan tetapi harga tersebut tidak dapat dijadikan sebagai bahan acuan untuk membeli produk ini mengingat harga pada setiap tempat berbeda-beda dan harga juga dapat berubah sewaktu-waktu tanpa adanya pemberitahuan terlebih dahulu terhadap para konsumen. Sebaiknya, jangan tergiur untuk membeli salep ini dengan harga murah karena belum tertentu produk tersebut asli dan aman untuk digunakan.

Agar mendapatkan hasil yang maksimal dan sesuai keinginan, gunakan salep ini secara bijaksana sesuai dengan petunjuk yang tertera di balik kemasan produk. Waktu penyembuhan yang didapatkan oleh masing-masing pengguna salep berbeda-beda karena tergantung pada kondisi dan keluhan tiap-tiap individu. Jika, kondisi kulit tidak kunjung membaik bahkan menjadi semakin parah segera hentikan pemakaian dan berkonsultasilah kepada dokter spesialis kulit untuk mendapatkan pemeriksaan serta penanganan lebih lanjut.

Bisa saja kondisi tersebut disebabkan oleh adanya reaksi alergi atau hipersensitif terhadap kandungan bahan-bahan yang terdapat di dalamnya. Untuk mengatasinya, dokter akan memberikan salep baru yang dapat diterima oleh tubuh pasiennya.

Nah, demikianlah review mengenai salep benoson. Semoga informasi diatas berguna bagi Anda yang membacanya, mohon maaf bila ada kekurangan maupun kesalahan serta terima kasih karena sudah bersedia buat membacanya. :-)

Referensi:
[1] Dechacare.com, “BENOSON-N 5 Gr” diakses dari http://www.dechacare.com/BENOSON-N-5-Gr-P539-1.html 30 November 2015
[2] Medicastore.com, “BENOSON-N CREAM 5 G” diakses dari http://medicastore.com/obat/568/BENOSON_N_CREAM_5_G.html 30 November 2015
[3] Apotik.berkahanugrah.net, “Benoson Cream 15 gr” diakses dari http://apotik.berkahanugrah.net/produk-2295-benosonn-cream-15gr.html 30 November 2015

Advertisement:

Baca Juga Artikel Ini: